Kabid IKP Diskominfo, Ingatkan Bahaya Hoaks Kepada Warga Di Kecamatan Geger

 

Bangkalan : Kepala Bidang (Kabid) IKP Dinas Komunikasi Dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Bangkalan Abd.Malik R mengingatkan kepada seluruh warga di Kecamatan geger tentang bahaya Hoaks dalam kehidupan bermasyarakat,berbangsa dan bernegara. Hal ini disampaikan Malik saat menjadi salah satu nara sumber dalam Sosialisasi Bijak Bermedia Sosial dan Tingkatkan Ber-Internet Positif yang diselenggarakan oleh Dinas Komunikasi Dan  Informatika (Diskominfo) Kabupaten Bangkalan bertempat di pendopo Kecamatan geger Bangkalan Kamis, 4 April 2019.

" Hoaks atau berita bohong selain dapat merugikan orang lain dapat juga merugikan si pelaku atau si penyebar Hoaks. Karena si pelaku dapat terjerat dengan UU ITE Nomor 11 Tahun 2008 dengan ancaman pidana penjara maksimal 6 tahun penjara dan atau denda paling banyak sebesar Rp 1.000.000.000,00 (1 Milliar Rupiah), ujarnya. "

Karena itu Malik mewanti-wanti masyarakat Geger untuk berhati-hati terhadap Hoaks utamanya yang berasal dari media sosial seperti whatsaap, Facebook,twitter,instagram dan lain sebagainya. Karena sebagian besar informasi yang berasal dari media sosial tersebut belum tentu benar. Dan kita harus bijak untuk menyikapinya apalagi kita men-share informasi tersebut tanpa kita ketahui kebenarannya terlebih dahulu. Bisa jadi informasi yang kita share itu hoaks, ujung-ujungnya kita sendiri yang akan berurusan dengan hukum karena yang membuat hoaks dan penyebar hoaks juga terancam hukuman pidana, terangnya.

" saya berharap nantinya peserta sosialisasi utamanya para tokoh masyarakat baik itu Kepala Desa, Apel, dan perangkat desa lainnya dapat mengetuk tularkan pengetahuan tentang bahayanya Hoaks ini kepada masyarakat Geger yang lain, utamanya dalam menghadapi Pesta Demokrasi Pemilu 2019 yang tinggal beberapa hari lagi. Agar Kondusifitas keamanan di Kecamatan Geger dapat terjaga dengan baik," pungkas Malik.

Sedangkan Camat Geger Moh.Syafii merespon positif langkah yang dilakukan Dinas Komunikasi Dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Bangkalan untuk menanggulangi beredarnya berita Hoaks di Bangkalan. Karena berita bohong(Hoaks) ,ujaran kebencian saat ini banyak bertebaran utamanya di media sosial. Sehingga kalau masyarakat tidak diberikan pemahaman maka masyarakat apalagi yang awam akan terjebak bahkan menjadi penyebar Hoaks karena ketidaktahuannya.

" Apalagi saat ini kemajuan teknologi yang semakin cepat, yang mau tidak mau kita harus menerimanya. Yang tentunya ada sisi positif dan ada juga sisi negatifnya. Namun dengan adanya sosialisasi yang dilakukan Diskominfo ini sedikit banyak memberikan pemahaman kepada masyarakat Geger bagaimana cara yang bijak dan santun di media sosial sehingga hal-hal yang tidak kita inginkan dapat diminimalisir," tutupnya.

Sosialisasi Bijak Bermedia sosial dan ber-Internet positif yang dilaksanakan Diskominfo Kabupaten Bangkalan selain menghadirkan Kabid IKP Diskominfo Kabupaten Bangkalan Abd.Malik R sebagai nara sumber juga mendatangkan dua nara sumber lainnya yakni Kanit Intel Polsek Geger Aipda Taufan Ferdian yang membahas ancaman hukuman bagi penyebar Hoaks dan Babinsa koramil geger Sertu Syaifudin yang membawakan materi bahaya Hoaks bagi suatu negara atau bangsa.